Senin, 29 November 2021

Teknik Sambung Pucuk dan Sambung Samping

Asyiknya Berkebun dengan Menggunakan Teknik Sambung Pucuk & Sambung Samping

    Berkebun merupakan aktivitas yang digemari oleh banyak orang. Seiring berkembangnya ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang pertanian, terdapat banyak teknik perbanyakan vegetatif baru yang menarik. Beberapa teknik perbanyakan vegetatif baru yang sedang digandrungi orang ialah teknik sambung pucuk dan sambung samping.

Bagaimana cara perbanyakan tanaman dengan teknik sambung pucuk dan sambung samping? Ayo kita bahas bersama…

    Teknik menyambung (Grafting) merupakan teknik yang banyak digunakan orang dalam memperbanyak tanaman. Teknik dilakukan dengan menggabungkan antara batang bawah dan batang atas dari dua tanaman sejenis, sehingga akan menghasilkan suatu tanaman baru. Adapun teknik menyambung ini bertujuan untuk menggabungkan dua sifat unggul dari 2 induk yang berbeda. Tanaman yang diharapkan ialah yang berakar kuat dan produktivitas tinggi (berbuah banyak). Beberapa tanaman yang dapat dikembangbiakkan menggunakan teknik menyambung, misalnya tanaman durian, mangga, anggur, dan tanaman lainnya.

Teknik Sambung Pucuk

Langkah-langkah:

  • Ambil batang bawah yang sehat kira-kira berumur 3 bulan.
  • Kemudian, kita cari entres dari tanaman yang sudah berbuah (co: musang king).
  • Selanjutnya, kita potong batang bawahnya kurang lebih 15 cm atau di atas daun pertama.
  • Lalu, kita belah batang bawahnya berbentuk F.
  • Kemudian, entresnya kita sayat sebelah-menyebelah.
  • Selanjutnya, entresnya yang sudah disayat tadi ditancapkan ke batang bawahnya.
  • Lalu diikat menggunakan plastik es lilin biasa dengan cukup erat.
  • Setelah berhasil terikat, kita langsung menyungkup tanaman yang di sambung tadi menggunakan plastik es agar terlindung dari air hujan maupun sinar matahari berlebih seperti gambar berikut.
  • Nah, proses sambung pucuk pun selesai.
  • Berikut hasil sambung pucuk yang sudah berumur 3 bulan. Tanda-tanda biasanya mata tunasnya sudah berwarna kekuningan dan pecah.

Teknik Sambung Samping

Langkah-langkah:

  • Pertama-tama siapkan entres dan juga batang bawahnya
  • Kemudian, kita sayat samping batang bawahnya dan dilanjutkan dengan membuka selebar 2-3 cm.
  • Kemudian, entresnya kita sayat sesuai ukuran panjang sayatan batang bawah.

  • Lalu, kita tancapkan entres tadi ke batang bawah.
  • Setelah itu, kita ikat sampai menutupi seluruh bagian entres menggunakan plastik es agar tidak terlalu terkena panas matahari berlebih.

  • Nah, proses sambung samping sudah selesai.
  • Jika sudah 3-4 minggu, hasil dari perbanyakan sambung samping berhasil tumbuh dengan baik, kita bisa langsung melepas atau membuka ikatan plastiknya. Berikut hasil dari perbanyakan sambung samping.

    Berdasarkan penjelasan mengenai teknik di atas, dalam berkebun kita bisa memilih untuk menggunakan teknik sambung pucuk atau sambung samping sesuai dengan kebutuhan dari perbanyakan tanaman yang akan kalian hasilkan. Bagaimana menurut kalian, teknik sambung pucuk dan sambung samping mudah dipelajari, bukan? Kalian bisa memanfaatkan teknik-teknik itu untuk menghasilkan tanaman yang berkualitas tinggi dalam kurun waktu yang singkat.

Selamat belajar dan praktek langsung secara mandiri!

Teknik Mencangkok dan Setek

Asyiknya Berkebun dengan Menggunakan Teknik Mencangkok & Setek

    Berkebun merupakan aktivitas yang digemari oleh banyak orang. Selain sebagai hobi, berkebun juga memiliki banyak manfaat. Salah satunya adalah dapat menikmati buah segar dari hasil tanaman sendiri. Berkebun dengan menggunakan perbanyakan vegetatif sangat umum dilakukan untuk mendapatkan tanaman yang berkualitas tinggi. Beberapa teknik perbanyakan vegetatif yang sering dilakukan ialah teknik mencangkok dan setek.

Bagaimana cara perbanyakan tanaman dengan teknik mencangkok dan setek? Ayo kita bahas bersama…

Teknik Mencangkok

    Mencangkok merupakan teknik perbanyakan vegetatif yang paling umum. Teknik satu ini dilakukan dengan menumbuhkan akar pada batang tanaman. Cara ini dapat menghasilkan tanaman yang memiliki sifat persis dengan induknya. Namun, teknik mencangkok ini memiliki tingkat kegagalan relatif tinggi. Untuk itu, dalam prosesnya perlu dilakukan secara benar dan teliti demi meminimalisir terjadinya kegagalan. Beberapa tanaman yang dapat dikembangbiakkan menggunakan teknik mencangkok, misalnya manga, jambu, sawo, jeruk, dan tanaman berkayu lainnya.

Alat dan bahan: Pisau, tali, plastik pembungkus, media cangkok.
Langkah – langkah:

  • Pertama-tama, kita memilih batang yang bagus dari tanaman yang sudah menghasilkan.
  • Kemudian, kita kerat selebar 2-3 cm, lalu kita kupas.

  • Selanjutnya, kita buang kambiumnya denga cara dikerik menggunakan pisau.

  • Setelah itu, kita olesi dengan bawang merah. Karena, bawang merah itu mengandung zat (Auksin dan Vitamin B1) yang bisa mempercepat pertumbuhan akar.
  • Kemudian, kita melakukan pembungkusan, Disini, kita menggunakan plastik yang transparan agar ketika akarnya sudah keluar bisa kelihatan.
  • Setelah kita mengikat plastik untuk membungkus, kita berikan media cangkok yang berasal dari campuran sekam padi dengan pupuk kandang.
  • Lalu, kita bungkus dan diikat dengan tidak terlalu keras atau ketat.

  • Nah, proses pencangkokan pun selesai.
  • Berikut hasil cangkokannya. Jika pohon induknya yang dicangkok ini berbuah, maka hasil cangkokannya juga cepat berbuah dan pendek. Keunggulan dari tanaman hasil perbanyakan dengan cara mencangkok adalah memiliki sifat yang sama dengan tanaman induknya.

Teknik Setek

    Teknik setek tidaklah serumit dengan mengcangkok, kita hanya perlu mengambil entres dari tanaman yang sudah berbuah saja. Teknik satu ini dilakukan dengan cara menanam atau menumbuhkan salah satu bagian (batang, akar, ataupun daun) dari tanaman yang berkualitas baik. Teknik setek ini digunakan oleh banyak orang, karena prosedur pelaksanaannya mudah bahkan untuk pemula sekalipun. Beberapa tanaman yang dapat dikembangbiakkan menggunakan teknik setek, misalnya setek batang tanaman jambu air, merica, dan tanaman dikotil lainnya.

Langkah – langkah:

  • Siapkan entres batang dari tanaman yang sudah berbuah dan juga polybag yang telah diisi media tanah.
  • Selanjutnya, ujung bawah entres dibersihkan dengan cara di kerat seperti biasa, tidak terlalu dalam.
  • Lalu, ambil bawang merah dan olesi ke bagian yang sudah dibersihkan tadi. Bawang merah mengandung zat (Auksin dan Vitamin B1) yang dapat merangsang pertumbuhan akar.
  • Kemudian, kita tidak boleh langsung menancapkan entres langsung ke media tanah. Kita perlu membuat lubang di media tanahnya dengan menggunakan pelubang (kayu).
  • Selanjutnya, entres dapat langsung ditancapkan dengan perlahan sambal ditekan-tekan pinggiran lubangnya.
  • Nah, proses penyetekan sudah selesai.

    Berdasarkan penjelasan mengenai teknik di atas, dalam berkebun kita bisa memilih untuk menggunakan teknik mencangkok atau setek sesuai dengan kebutuhan dari perbanyakan tanaman yang akan kalian hasilkan. Bagaimana menurut kalian, teknik mencangkok dan setek mudah dipelajari, bukan? Kalian bisa memanfaatkan teknik-teknik itu untuk menghasilkan tanaman yang berkualitas tinggi dalam kurun waktu yang singkat.

Selamat belajar dan praktek langsung secara mandiri!

Minggu, 28 November 2021

Mengenal Lebih Dalam Tentang Perbanyakan Vegetatif

Berkebun Masa Kini: Mengenal Lebih Dalam Tentang Perbanyakan Vegetatif


    Pernahkah terlintas dalam otak kalian untuk menyantap buah-buahan segar dari tanaman kebun samping rumah sendiri? Menikmati kesegaran dan rasa manis dari buah jambu, mangga, dan sawo yang dipetik secara langsung oleh tangan kalian. Kita bisa mulai mewujudkannya secara perlahan dengan berkebun ala masa kini.

    Saat kali pertama melakukan aktivitas berkebun, pasti yang terlintas dalam benak kita adalah betapa repotnya bergelut dengan tanah, pupuk kandang dan sekam (kulit padi). Selain itu, memikirkan berapa lama waktu untuk menantikan tanaman tumbuh besar dan berbuah. Namun, bagi pemula sekarang tidak perlu khawatir lagi, kita bisa memulai berkebun dan memperbanyak tanaman dengan teknik masa kini yaitu dengan perbanyakan vegetatif.

Seperti apakah perbanyakan tanaman secara vegetatif itu? Ayo kita bahas bersama...


 

    Perbanyakan tanaman secara vegetatif bukanlah hal yang baru dalam dunia pertanian. Secara singkatnya, perbanyakan vegetatif buatan ini merupakan salah satu usaha mengembangbiakkan atau memperbanyak tanaman secara tak kawin. Dengan kata lain, perbanyakan vegetatif adalah usaha mengembangbiakkan tanaman dengan menggunakan bagian dari tanamannya itu sendiri, seperti bagian entres batang, daun, maupun akar. Terdapat beberapa manfaat yang kita peroleh dari usaha memperbanyak tanaman menggunakan perbanyakan vegetatif, antara lain sebagai berikut.

  • Keberhasilan dari proses perkembangbiakkan tanaman menjadi lebih tinggi.
  • Proses perbanyakan jumlah (kuantitas) dari tanaman lebih cepat.
  • Waktu yang dibutuhkan dalam proses pertumbuhan tanaman relatif lebih singkat.
  • Bisa menghasilkan tanaman (anakan) yang sifatnya sama persis dengan induknya.
  • Membantu kegiatan pembudidayaan tanaman untuk mengendalikan mutu (kualitas) dari tanaman yang akan dihasilkan.




    Perbanyakan vegetatif memiliki berbagai macam teknik dalam upaya mengembangbiakkan tanaman agar memiliki kualitas  yang tinggi dalam jumlah yang besar. Ada banyak teknik vegetatif buatan yang bisa dilakukan yaitu setek, cangkok, okulasi, merunduk, menyambung (Grafting), dan masih banyak lagi. Beberapa teknik perbanyakan vegetatif yang akan kalian pelajari lebih lanjut di blog ini yakni teknik cangkok, setek, sambung pucuk, dan sambung samping.

 Berdasarkan penjelasan di atas, kita dapat memulai kegiatan berkebun bersama menggunakan teknik perbanyakan vegetatif buatan. Tentunya, teknik tersebut sangat berguna bagi para pemula dalam berkebun masa kini. Dengan demikian, berkebun masa kini ialah upaya kita dalam menghasilkan tanaman berkualitas tinggi dalam jumlah besar tanpa memakan banyak waktu dalam proses pertumbuhannya.


Teknik Sambung Pucuk dan Sambung Samping

Asyiknya Berkebun dengan Menggunakan Teknik Sambung Pucuk & Sambung Samping      Berkebun merupakan aktivitas yang digemari oleh banyak ...